Home » Artikel Internet Cerdas » 30 Artikel Favorit » Internet Ibarat Nasi Putih bagi Indonesia

Internet Ibarat Nasi Putih bagi Indonesia

May
24
2012
by : Team Internet Cerdas . Posted in : 30 Artikel Favorit, Artikel Internet Cerdas

Internet Ibarat Nasi Putih bagi Indonesia

(Oleh : Nida )

    Gaung bahwa internet adalah salah satu sumber informasi penting semakin menggema, karena dunia memiliki antusiasme untuk melaksanakan segala sesuatu dengan cepat dan tepat. Manuver ini sangat luar biasa untuk menempatkan internet sebagai garda depan dalam hal pencarian informasi di semua bidang. Misalnya saja dalam bidang pendidikan, internet dapat menjadi tempat diskusi antara mahasiswa dengan dosen, serta mahasiswa dengan mahasiswa, sehingga perkuliahan tidak harus selalu dilaksanakan di kelas. Dengan metode ini berbagai keuntungan dapat diperoleh peserta didik dalam hal ini mahasiswa.

Mahasiswa dapat saling berbagi pendapat tentang tugas yang diberikan dosen, mahasiswa juga dapat secara langsung mencari atau mengunduh jika ada materi yang diperlukan saat diskusi atau saat menjawab pertanyaan dari dosen.

Selain penerapan metode kuliah dengan jarak jauh seperti yang dipaparkan di atas, penggunaan internet dapat juga dilakukan untuk mencari tugas sekolah yang diberikan guru kepada seorang murid. Ada suatu cerita menarik dari seorang wakil pimpinan redaksi sebuah koran harian di Jawa Timur, bahwa putranya ingin dibantu ayahnya untuk membuat kliping tentang pendidikan. Konsep dasar sang ayah pembuatan sebuah kliping harus dengan menggunting koran, kemudian melekatkan dan menyusunnya satu persatu dan diberndel. Akhirnya sang ayah memutuskan untuk mengajak anaknya ke tempat kerjanya untuk mencari bahan tugas sekolahnya. Namun dengan cepat sang anak meminjam laptop sang ayah untuk browsing artikel tentang pendidikan di internet. Menakjubkan, dalam waktu hitungan detik, kliping sudah jadi dengan lengkap dan rapi. Sang ayah tertegun dengan melontarkan senyum kepada anaknya bahwa fakta kuno sebuah kliping hanya bisa didapat dengan cara menggunting ternyata dapat ditangkas oleh sang anak dengan menuangkan fakta baru. Hal serupa juga dapat dilakukan dosen dalam memberikan tugas kuliah kepada mahasiswa, mahasiswa dapat mengirimkan tugasnya lewat email.

Kehadiran internet di era modern ini juga dapat digunakan sebagai media konsultasi antara mahasiswa dengan dosen pembimbing. Salah satu wujudnya adalah pembuatan Forum PKM di Facebook. Dengan adanya layanan facebook, Universitas Negeri Malang (UM) memanfaatkan teknologi menjadi tempat konsultasi, pemberian informasi dan pengumuman serta diskusi antar mahasiswa mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Dikti. Tidak perlu repot-repot memberi undangan kepada mahasiswa lewat kertas yang dibungkus amplop, undangan untuk monitoring dan evaluasi baik internal maupun eksternal yang dilakukan Dikti dapat disebar luaskan kepada mahasiswa penerima dana PKM yang berjumlah ratusan mahasiswa. Hal ini dapat menghemat anggaran maupun tenaga administrasi kampus. Cukup dengan mengunggah dan menekan perintah “kirim” dengan cepat dan mudah undangan sudah masuk ke inbox masing-masing mahasiswa.

Selain rentetan manfaat dalam bidang pendidikan di atas, dalam bidang sosial dan pekerjaan internet juga kerap dimanfaatkan, misalnya rapat yang dilakukan melalui internet. Jika mendengar kata rapat, orang akan berasumsi bahwa akan ada ruangan, meja, kursi, peserta rapat, dan tentunya konsumsi. Akan tetapi, di era modern seperti saat ini hal tersebut sudah dapat dielakkan. Rapat di era modern dapat dilakukan dengan BBM (Blackberry messenger, milis (yahoogroup) dll. Penulis juga sering melaksanakan rapat lewat milis yakni rapat pembuatan buletin untuk Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (IKA UM). Pengelola buletin ini terdiri dari alumni yang berasal dari berbagai daerah sehingga rapat dilakukan melalui milis. Alhasil, e-buletin dapat didistribusikan kepada seluruh pengurus IKA UM di masing-masing wilayah seluruh penjuru tanah air dengan baik. Menurut hemat penulis, model rapat seperti ini dapat menghemat biaya transportasi, konsumsi, dan juga meminimalisir tenaga.

Layaknya nasi, di era saat ini internet sudah merupakan bahan pokok yang dikonsumsi masyarakat. Nasi memiliki kandungan yang istimewa, seperti yang dilansir dari sumber http://www.anneahira.com/kandungan-beras.htm, kandungan yang ada dalam beras atau nasi adalah karbohidrat, pati, protein, vitamin, mineral, dan air. Selain itu, dari alamat http://www.4lifesistemimun.com/tag/kandungan-nasi, dapat diperoleh keterangan bahwa nasi putih termasuk karbohidrat sederhana yang mengandung kadar gula, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat bagi manusia. Demikian juga dengan internet yang dapat dijadikan “makanan pokok” untuk mencari sesuatu hal dengan cepat dan praktis digunakan. Jika seseorang mengerjakan tugas, mencari bahan referensi, atau mencari inspirasi dari suatu tulisan ataupun gambar yang dikejar target cepat, maka internetlah jalan keluar yang paling tepat. Hal ini karena  semua “kebutuhan” terkemas dalam internet. Jika tidak ada internet maka masyarakat akan lapar  akan suatu objek yang menyediakan seluruh “kebutuhan”, khususnya yang dibutuhkan dengan cepat dan segera.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa segala sesuatu memiliki resiko dengan tingkat yang berbeda-beda. Disamping keuntungan yang melimpah ruah dari penggunaan internet seperti yang dikemukakan di atas, tidak dapat ditepis bahwa internet juga memiliki sisi kelemahan. Salah satu kelemahan tersebut adalah akses situs porno, terlebih yang dilakukan oleh anak-anak usia dibawah umur atau belum menikah yang tentunya sangat merugikan bagi generasi penerus bangsa. Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai hal, salah satunya penyediaan fasilitas misalnya di warnet. Penulis sering menjumpai warnet yang disetting bersekat-sekat (antara satu komputer dengan komputer lainnya diberi sekat) sehingga orang yang satu dengan orang yang lainnya tidak mengetahui apa yang sedang dilihat atau diunduh di internet tersebut.

Oleh karena itu, melalui ajang internet cerdas Indonesia ini, penulis bermaksud memberikan sumbangsing berupa usulan bahwa warnet-warnet di Indonesia hendaknya disetting sebagaimana mestinya (rapi dan terbuka) tidak perlu diberi sekat. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir browsing dan pengunduhan “liar” yang dilakukan oleh anak usia di bawah umur. Menurut analisis penulis, hal ini sangat penting agar internet yang memang diciptakan untuk hal positif menuai hasil yang positif pula. Internet yang memang diciptakan untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan serta mendapat inspirasi positif seperti yang dikemukakan di atas dapat terwujud dengan baik sehingga generasi bangsa ini dapat menggunakan internet secara cerdas, postif, dan produktif.

Mau berlangganan artikel ? masukan nama dan email anda

4 komentar tentang “Internet Ibarat Nasi Putih bagi Indonesia”

  1. Artikel yang menarik dan Bermanfaat bagi para pengguna Internet Cerdas Indonesia, Sukses Buat Semuanya!
    Slam kenal dari : One SM http://internetcerdasindonesia.org/guru-belajar-internet-untuk-mencerdaskan-anak-bangsa-kenapa-tidak/#more-492

  2. GALEON says:

    hmmmm…. setuju mbak, tapi yang paragraf bawah tuh susah mbak diterapin di indonesia, soalnya orang ngenet juga butuh PRIFASI, ndak bukan hanya bwat unduh barang seronok, tapi juga wat ngelindungi akun2 penting pnya kita , pisss, artikel yang bermanfaat

  3. nida says:

    trmkash buat Iwan Sumantri dan Galeon uda coment di artikelku, makasih masukannya, dan makasih juga buat semua yang uda like n tweet artikelku ini ya yang akhirnya Alhamdulillah masuk sebagai juara favorit 30 besar. terimakasih semuanya….

  4. PURNAMA GIRI BANGKA TENGAH says:

    Salam Kenal…
    Ini bukan fitnah yaa, namun fakta..
    Dampak negatif terhadap internet lebih besar daripada dampak positif…
    Lagi2 semua dikembalikan kepada individu2 masyarakat, lantas dimana Pemerintah??? Apa fungsi dan tanggungjwb mereka terhadap rakyatnya???
    Jika pera ini dijalankan serta didasarkan dengan keimanan dan ketaqwaan pada individu masyarakat maka dampak internet terhadap masyarakat lebih banyak positif…
    “Jadikan internet sebagai media konsultasi dan Komunikasi yang efektif”
    Tks

Leave a Reply

Komunitas ICI
Situbondo - Jawa Timur - Indonesia
Hubungi Kami: 0823-0234-0456
Copyright © 2009-2015
Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better